Close Menu
Liputan Digital
    What's Hot

    Ketua DEN dukung reformasi sistem bea cukai dengan kecerdasan buatan

    May 25, 2026

    Sopir mengantuk diduga jadi penyebab kecelakaan mobil anggota DPR

    May 24, 2026

    Dirjen Pendis Kemenag RI: Ekoteologi harus menjadi budaya madrasah

    May 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ketua DEN dukung reformasi sistem bea cukai dengan kecerdasan buatan
    • Sopir mengantuk diduga jadi penyebab kecelakaan mobil anggota DPR
    • Dirjen Pendis Kemenag RI: Ekoteologi harus menjadi budaya madrasah
    • Bukan Kali Pertama, Insiden Pekerja Tewas di Pulau Penebang Ternyata Sudah Berulang
    • THL di Kawasan Industri Pulau Penebang Meninggal Secara Misterius, Polisi Turun Tangan
    • Alumni GMNI Jakarta Raya dukung penguatan peran BUMN dalam ekspor SDA
    • BI terapkan batas pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung pada Juni 2026
    • Khofifah: Pesantren punya peran strategis pembentukan karakter bangsa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Liputan Digital
    • Berita
    • Kasus
    • Aset
    • Bisnis
    • Tips
    Liputan Digital
    Home»Bisnis»Pupuk Kaltim: Proyek soda ash substitusi impor dan pacu hilirisasi
    Bisnis

    Pupuk Kaltim: Proyek soda ash substitusi impor dan pacu hilirisasi

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 29, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Follow Us
    Google News Flipboard Threads
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Liputandigital.com – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meyakini pengembangan pabrik soda ash yang tengah digarap, menjadi langkah strategis dalam menekan ketergantungan impor sekaligus mempercepat hilirisasi industri berbasis amonia di dalam negeri.

    VP Pengembangan Bisnis Pupuk Kaltim Astri Agustina di Jakarta, Rabu, menjelaskan bahwa pembangunan pabrik soda ash dilatarbelakangi tingginya kebutuhan nasional yang masih bergantung pada pasokan luar negeri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga 2025 Indonesia masih mengimpor soda ash sekitar 1 juta ton per tahun.

    “Untuk mengurangi ketergantungan Indonesia atas impor soda ash, mungkin bisa dilihat dari data BPS sampai tahun 2025 Indonesia masih impor soda ash dari luar negeri sekitar 1 juta ton. Dan ini juga bagian dari hilirisasi produk ammonia yang meningkatkan value added,” katanya.

    Ia menambahkan, proyek ini akan meningkatkan value added melalui pemanfaatan amonia hingga 105 ribu ton per tahun.

    Selain itu, pabrik itu juga mendukung program dekarbonisasi perusahaan dengan menyerap emisi karbon dioksida (CO2) dari pabrik eksisting hingga 174 ribu ton per tahun untuk digunakan sebagai bahan baku produksi.

    Tak hanya menghasilkan soda ash, fasilitas ini juga akan memproduksi ammonium chloride yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk nitrogen maupun aplikasi langsung sebagai pupuk.

    Lebih lanjut, dari sisi bisnis, kehadiran pabrik ini diyakini mampu meningkatkan pendapatan perusahaan melalui penjualan soda ash dan ammonium chloride, sekaligus memperluas portofolio produk dan pasar baru.

    Astri memaparkan kapasitas produksi pabrik soda ash dan ammonium chloride masing-masing mencapai 300 ribu ton per tahun.

    Proyek ini berlokasi di kawasan industri Kaltim Industrial Estate (KIE) Bontang, Kalimantan Timur yang efektif sejak Juni 2025 dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada Maret 2028.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proyek ini juga memberikan multiplier effect yang signifikan. Dari sisi pemerintah, proyek ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta menghemat devisa melalui substitusi impor.

    Sementara dari sisi sosial, proyek ini diperkirakan menyerap tenaga kerja hingga 800 orang saat konstruksi dan sekitar 100 orang pada tahap operasional. Selain itu, proyek ini juga akan meningkatkan utilisasi garam industri hingga 350 ribu ton per tahun.

    Selain proyek ini, perusahaan juga menjalankan revamping Pabrik Amonia 2 serta menyiapkan ekspansi kapasitas produksi pupuk untuk mendukung kebutuhan industri ke depan. (Ant)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    CITA Saat Dipimpin Ferry Kadi, Pernah Terseret Sengketa Tambang hingga Polemik Buruh

    May 7, 2026

    PLN EPI perkuat komitmen ESG melalui pengembangan biomassa

    April 29, 2026

    Jelang penutupan, pelaporan SPT capai 12,3 juta

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    10 Trends From Year 2020 That Predict Fashion Popularity

    April 20, 2021

    Review: Relax, Recline And Dine At Hilton Rijeka Costabella Beach

    April 15, 2021

    Qatar Airways Helps Bring Tens of Thousands of Seafarers

    April 15, 2021

    Subscribe to Updates

    Get the latest sports news from SportsSite about soccer, football and tennis.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Don't Miss

    Ketua DEN dukung reformasi sistem bea cukai dengan kecerdasan buatan

    adminMay 25, 2026

    kalau pertemuan orang ke orang pakai akta integritas, nggak ada yang benar itu satu pun,…

    Sopir mengantuk diduga jadi penyebab kecelakaan mobil anggota DPR

    May 24, 2026

    Dirjen Pendis Kemenag RI: Ekoteologi harus menjadi budaya madrasah

    May 23, 2026

    Bukan Kali Pertama, Insiden Pekerja Tewas di Pulau Penebang Ternyata Sudah Berulang

    May 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.