
Liputandigital.com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kendari mencatat devisa ekspor selama triwulan pertama tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai sebesar USD 903.3 juta atau Rp15,5 triliun.
Sebagian besar devisa ekspor itu bersumber dari sektor pertambangan sebesar USD 897.5 juta atau Rp15,4 triliun.
