Close Menu
Liputan Digital
    What's Hot

    Khofifah: Pesantren punya peran strategis pembentukan karakter bangsa

    May 19, 2026

    Astindo dorong sinergi industri pariwisata Indonesia lewat ANTX 2026

    May 18, 2026

    Huawei tengah uji baterai berkapasitas besar mulai dari 7000 mAh 

    May 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Khofifah: Pesantren punya peran strategis pembentukan karakter bangsa
    • Astindo dorong sinergi industri pariwisata Indonesia lewat ANTX 2026
    • Huawei tengah uji baterai berkapasitas besar mulai dari 7000 mAh 
    • BPBD Semarang: 556 KK terdampak banjir Tugu dan Ngaliyan
    • BGN Nabire optimalkan pelayanan 3B di triwulan II 2026
    • Anggota DPRD apresiasi sikap Gubernur NTB tolak kereta gantung Rinjani
    • KAI Percepat Penataan Perlintasan Sebidang untuk Memperkuat Keselamatan
    • JPU ajukan kasasi atas vonis bebas delapan bankir pada kasus Sritex
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Liputan Digital
    • Berita
    • Kasus
    • Aset
    • Bisnis
    • Tips
    Liputan Digital
    Home»Berita»MenPPPA soroti tantangan perluasan akses kesehatan bagi perempuan
    Berita

    MenPPPA soroti tantangan perluasan akses kesehatan bagi perempuan

    adminBy adminApril 29, 2026Updated:April 29, 2026No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Follow Us
    Google News Flipboard Threads
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Liputandigital.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengatakan terdapat sejumlah hal terkait layanan kesehatan bagi perempuan yang perlu ditangani bersama, mulai layanan bebas diskriminasi hingga integrasi dengan sistem perlindungan dari kekerasan.

    Dia menyebutkan bahwa peningkatan layanan kesehatan bagi perempuan menjadi penting, karena perempuan bisa menjadi penentu kualitas generasi mendatang. Dia mencontohkan, kasus stunting bukan hanya tentang kelahiran bayi, melainkan juga bagaimana kesehatan ibu terjaga sejak masa kandungan.

    “Kemudian kesehatan mental juga menjadi perhatian, karena info yang kami dapatkan bahwa 10 persen penduduk dunia dan juga Indonesia saat ini sedang mengalami gangguan kesehatan mental atau kesehatan jiwa,” ujar MenPPPA di Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026 bertema No Woman Left Behind, di Jakarta, Rabu.

    Dari sejumlah hal yang perlu dilakukan, kata dia, yang pertama adalah memastikan layanan kesehatan perempuan yang ramah aman dan bebas dari diskriminasi.

    Kedua, katanya, memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di setiap tahap kehidupan. Ketiga, memperluas akses layanan bagi perempuan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dan kelompok rentan.

    “Yang keempat, mengintegrasikan layanan kesehatan dengan sistem perlindungan dari kekerasan, memperkuat layanan kesehatan jiwa bagi perempuan dan remaja, serta meningkatkan literasi kesehatan agar perempuan mampu mengambil keputusan yang tepat bagi diri sendiri dan keluarganya,” ujarnya.

    Arifah mengatakan, forum tersebut menjadi ruang kolaborasi strategis yang menempatkan perempuan sebagai aktor utama dalam pembangunan kesehatan.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan, kebijakan kesehatan harus responsif dan berkeadilan, karena tidak semua perempuan menghadapi kondisi yang sama.

    “Mari pastikan setiap perempuan Indonesia, dimanapun ia berada, memiliki hak yang sama untuk hidup sehat, mendapatkan layanan yang bermutu, serta memiliki masa depan yang tangguh, agar tidak satupun perempuan yang tertinggal dalam akses kesehatan, dalam informasi, dan dalam perlindungan,” ujar Isyana.

    Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Asnawi Abdullah mengatakan bahwa sebelum Forum Nasional Kesehatan Perempuan, pihaknya telah menjaring aspirasi para perempuan, dan menemukan adanya perhatian tinggi pada kesehatan jiwa dan perlindungan dari kekerasan.

    “Diikuti topik-topik kesehatan reproduksi dan maternal, topik pencegahan dan deteksi dini penyakit pada perempuan dan topik keadilan akses dan perlindungan bagi kelompok rentan,” katanya.

    Pihaknya membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh pihak untuk memberikan masukan dan berkontribusi. (ant)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Kemensos dampingi keluarga korban tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi

    April 29, 2026

    Kementrans siapkan Ekspedisi Patriot bagi 1.400 peserta tahun ini

    April 29, 2026

    Presiden Prabowo dorong hilirisasi untuk kuasai sumber daya nasional

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    10 Trends From Year 2020 That Predict Fashion Popularity

    April 20, 2021

    Review: Relax, Recline And Dine At Hilton Rijeka Costabella Beach

    April 15, 2021

    Qatar Airways Helps Bring Tens of Thousands of Seafarers

    April 15, 2021

    Subscribe to Updates

    Get the latest sports news from SportsSite about soccer, football and tennis.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Don't Miss

    Khofifah: Pesantren punya peran strategis pembentukan karakter bangsa

    adminMay 19, 2026

    Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan pondok pesantren…

    Astindo dorong sinergi industri pariwisata Indonesia lewat ANTX 2026

    May 18, 2026

    Huawei tengah uji baterai berkapasitas besar mulai dari 7000 mAh 

    May 17, 2026

    BPBD Semarang: 556 KK terdampak banjir Tugu dan Ngaliyan

    May 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.