Di antara sekian banyak jenis lampu, lampu pijar merupakan salah satu yang paling umum digunakan. Lampu pijar bekerja dengan cara mengalirkan arus listrik melalui filamen tipis di dalamnya, sehingga menghasilkan cahaya. Namun, tahukah Anda apa saja sebenarnya manfaat dan fungsi lampu pijar? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Lampu pijar yang menyala karena dialiri arus listrik akan menghasilkan cahaya. Cahaya ini dihasilkan oleh filamen yang ada di dalam lampu pijar. Filamen tersebut terbuat dari bahan yang memiliki hambatan listrik yang tinggi, sehingga ketika arus listrik mengalir melaluinya, filamen tersebut akan menjadi panas dan berpijar. Pijaran inilah yang kemudian menghasilkan cahaya.

Lampu pijar merupakan salah satu jenis lampu yang paling tua dan paling sederhana. Lampu pijar ditemukan oleh Thomas Edison pada tahun 1879. Lampu pijar sangat populer pada masanya karena harganya yang murah dan mudah ditemukan. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, lampu pijar mulai ditinggalkan karena dinilai kurang efisien dan boros energi.

Jenis-jenis Lampu Pijar

Ada beberapa jenis lampu pijar yang tersedia di pasaran, di antaranya:

  • Lampu pijar standar
  • Lampu pijar halogen
  • Lampu pijar kompak
  • Lampu pijar LED

Setiap jenis lampu pijar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lampu pijar standar adalah jenis lampu pijar yang paling umum digunakan. Lampu pijar halogen lebih terang dan tahan lama dibandingkan lampu pijar standar. Lampu pijar kompak lebih kecil dan lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar standar. Lampu pijar LED adalah jenis lampu pijar yang paling hemat energi dan tahan lama.

Prinsip Kerja Lampu Pijar

Lampu pijar bekerja dengan cara mengalirkan arus listrik melalui filamen yang ada di dalamnya. Filamen tersebut terbuat dari bahan yang memiliki hambatan listrik yang tinggi, sehingga ketika arus listrik mengalir melaluinya, filamen tersebut akan menjadi panas dan berpijar. Pijaran inilah yang kemudian menghasilkan cahaya.

Semakin besar arus listrik yang mengalir melalui filamen, semakin terang cahaya yang dihasilkan. Namun, semakin besar arus listrik yang mengalir, semakin cepat pula filamen akan rusak. Oleh karena itu, lampu pijar biasanya memiliki daya yang terbatas untuk mencegah kerusakan filamen.

Kelebihan Lampu Pijar

Lampu pijar memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:

  • Harga yang murah
  • Mudah ditemukan
  • Cahaya yang dihasilkan hangat dan nyaman
  • Dapat diredupkan

Kekurangan Lampu Pijar

Lampu pijar juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  • Boros energi
  • Cepat rusak
  • Tidak tahan lama
  • Dapat menghasilkan panas yang berlebihan

Tips Memilih Lampu Pijar

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan ketika memilih lampu pijar:

  • Pilih lampu pijar yang sesuai dengan kebutuhan Anda
  • Perhatikan daya lampu pijar
  • Pilih lampu pijar yang memiliki kualitas yang baik
  • Gunakan lampu pijar secara bijaksana

Kesimpulan

Demikianlah ulasan tentang lampu pijar yang menyala karena dialiri arus listrik akan menghasilkan cahaya. Lampu pijar merupakan salah satu jenis lampu yang paling tua dan paling sederhana. Lampu pijar memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, lampu pijar mulai ditinggalkan karena dinilai kurang efisien dan boros energi.

Artikel Terkait :

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment