BERBAGI

Jakarta – Metode input data C1 yang dibuat oleh KawalPemilu gagasan urun daya netizen pro data Indonesia, mendapati adanya persoalan dalam C1 yang dirilis dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Temuan tersebut tidak salah input angka C1 yang discan ke dalam Situng KPU tersebut. Namun, kekeliruan terjadi dalam langkah sebelum itu yakni pergantian angka di lembar C1 yang akan discan, berlainan dengan C1 Plano atau hasil rekapitulasi yang disependapat di TPS.

Setelah sebelum itu temuan dijumpai di Bengkulu Tengah, saat ini ada di Sampang, Jakarta Timur serta Aceh. Hal itu di sampaikan oleh salah satu penggagas KawalPemilu yang bernama Ainun Najib, pada (23/4/2019).

“Yang kami temukan adalah angka di C1 plano dan C1 scan berbeda. Dari tiga contoh yang diberikan ada di Aceh, Sampang, dan DKI, ketiganya menguntungkan kandidat 01,” ungkap Ainun Najib.

Temuan di Sampang tersebut telah ditulis di dalam stori berlainan, seperti di bawah ini:

1. Temuan di Jakarta Timur

Di Jakarta Timur, temuan data C1 yang discan untuk Situng KPU berlainan dengan C1 Plano di TPS terdapat di TPS 15, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam data C1 di Situng KPU paslon kubu Petahana memperoleh 227 suara, dan Prabowo-Sandi mendapatkan sebanyak 11 suara.

Bahkan, dalam data C1 Plano perolehan suara untuk paslon kubu Petahana mendapat 127 suara sedangkan untuk Prabowo-Sandi hanya 111. Dalam artian, terdapat penggelembungan suara sebanyak 100 suara untuk pasangan kubu Petahana, dan 02 dikurangi sebanyak 100 suara. Atau yang berartian juga suara untuk Prabowo-Sandi dipindah 100 ke paslon kubu Petahana.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim KawalPemilu.org dengan bantuan Netgrit lembaga yang bekerja sama dengan KawalPemilu memverifikasi kepada KPU terdekat serta ternyata mereka mengungkapkan memang terdapat perbedaan C1 di Situng KPU dengan C1 Plano. Temuan tersebut pun dirampungkan dalam perhitungan tingkat kecamatan yang saat ini masih berlangsung.

KawalPemilu Jumpai Data C1 Di Jaktim Dan Aceh Rugikan Prabowo-Sandi
KawalPemilu Jumpai Data C1 Di Jaktim Dan Aceh Rugikan Prabowo-Sandi (liputandigital.com)

Persoalan tersebut ramai juga dibahas di Facebook usai ada salah seorang yang mengklaim sebagai istri dari anggota KPPS tempat dijumpainya perbedaan suara C1. Wanita tersebut bernama Mayta Hanifah, dia juga menyatakan jika C1 yang di Situng KPU imitasi sebab angkanya berlainan serta tanda tangan KPPS-nya dipalsukan.

2. Temuan di Aceh

Perbedaan data C1 di Situng dengan C1 Plano pun terjadi di TPS 3 Desa Blang Pauh Dua, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Persoalan yang dijumpai yakni suara Prabowo-Sandi hilang sebanyak 114 suara atau bisa dibilang menjadi kalah.

Rinciannya, dalam data C1 Situng KPU, paslon kubu Petahana menang dengan mendapatkan 16 suara, sementara Prabowo-Sandi 14 suara. Bahkan, biila dilihat dalam C1 Plano yang dijumpai KawalPemilu, pemenang yang sebenarnya yakni pasangan calon 02 dengan peraihan sebanyak 141 suara, paslon kubu Petahana hanya mendapatkan 16 suara.

Baik temuan di Jakarta Timur ataupun Aceh, tengah tidak dapat lagi dilihat di Situng KPU sebab sedang dalam koreksi. Sedangkan, KawalPemilu terus memberitakan data yang aktual yakni pada C1 Plano bukan C1 dalam Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU).