BERBAGI

Purwokerto – Calon presiden Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto¬†menyatakan, merasa yakin bersama dengan Sandiaga Salahuddin Uno dapat merebut serta mendapatkan kemenangan di wilayah Jawa Tengah dalam Pilpres 2019 nanti. Yang menurut informasi, bahwa Jawa Tengah di kenal dengan istilah sebagai ‘kandang banteng’. Hal itu di sampaikan oleh Prabowo saat melakukan kampanye terbuka di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, pada (1/4/2019).

“Saudara-saudara, mereka mengatakan Jateng tak mungkin Prabowo-Sandiaga menang, kita optimis. Kalian bisa bantu saya untuk membuktikan itu tak benar?” tutur Prabowo.

Ungkapan Prabowo tersebut di balas ‘bisa’ oleh para pendukung Prabwo-Sandi yang memenuhi lokasi kampanye terbuka tersebut. Sebelum itu, calon wakil presiden kubu Petahana sempat menyebut, jika kubu Prabowo-Sandiaga tidak dapat mengalihkan dominasi kekuatan petahana serta PDIP di wilayah Jawa Tengah dalam Pilpres 2019 mendatang.

Kemudian juga, Jawa Tengah diketahui sebagai ‘kandang banteng’ atau yang bisa di sebut basis suara dari kubu Petahana. Di Dalam Pileg 2014, PDIP unggul di daerah tersebut dengan memperoleh sebanyak 4,29 juta suara.

Mendapati hal tersebut, Prabowo mengimbau kepada semua simpatisan juga para relawan untuk bisa memaksimalkan kekuatan di sisa waktu yang hanya 16 hari sebelum 17 April, untuk bisa menggalang suara lebih banyak di ‘kandang banteng’ tersebut.

Prabowo Yakin Dapat Rebut Suara Di 'Kandang Banteng'
Prabowo Yakin Dapat Rebut Suara Di ‘Kandang Banteng’ (liputandigital.com)

Mantan Danjen Kopassus ini pun mengimbau agar masing-masing simpatisan juga relawan bisa meyakinkan semua keluarga serta para tetangga di sekitarnya untuk memilih Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019.

“Kembali ke desamu masing-masing, ke RT-mu masing-masing, tolong yakinkan sedulurmu, kerabatmu, tetangga-tetanggamu, yakinkan, kasih tahu harus ada perubahan di republik ini,” jelas dia.

Dia juga berkomitmen, akan memberikan banyak kebaikan juga kesejahteraan untuk masyarakat jika terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2019. Bahkan, walaupun telah tidak memiliki umur yang muda lagi, tetapi Prabowo masih mempunyai tekad untuk membaktikan dirinya untuk negara juga bangsa Indonesia ini.

“17 April bukan untuk menjadikan Prabowo presiden, [tapi] demi anak cucumu,” tutur dia.

“Usia saya sudah 68 tahun, Tuhan telah memberikan banyak sekali. Saya ingin sisa hidup saya tujukan untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat,” pungkas calon presiden no urut 02 ini.