BERBAGI

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra yang saat ini sebagai calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto menceritakan soal standar kabinet menteri dambaannya bila nantinya terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hal tersebut di sampaikan oleg Prabowo dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional yang berlokasi di Djakarta Theater, 21/3/2019. Prabowo pada mulanya menyapa calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno yang mendampinginya saat melakukan orasinya.

“Kalau lihat nanti kira-kira kabinet kita bagaimana, Pak Sandi?” ungkap Prabowo.

Standar kabinet yang di inginkan oleh Prabowo yakni, yang pertama harus berisikan putra dan putri bangsa ini yang pandai. Kemudian juga mereka harus masih berusia muda, serta juga memiliki akhlak yang baik.

“Saya kasih kriteria ya, yang pertama harus, harus pinter, tapi tidak hanya pinter, harus punya akhlak dan harus muda,” jelas Prabowo.

Prabowo Ceritakan Standar Kabinet Menterinya Saat Jadi Presiden
Prabowo Ceritakan Standar Kabinet Menterinya Saat Jadi Presiden (liputandigital.com)

Bukan hanya muda saja, kata dia, namun juga harus berpihak kepada bansanya sendiri. Sebab, kata dia, dia ingin mendapatkan putra dan putri bangsa yang terbaik dari Indonesia.

“Tapi tidak hanya muda, harus berpihak kepada bangsa sendiri. Kita akan mencari putra-putri terbaik Indonesia. Kita ingin tadi nakhoda tadi disinggung Pak Erwin, navigasi harus benar, tidak boleh salah kita,” tutur dia.

Prabowo mengimbau para pendukungnya untuk tidak menyalahkan siapapun untuk sekarang ini. Sebab, dia ingin jika seluruhnya terus melihat kedepannya. Bukan hanya anak muda saja, Prabowo juga tidak menampik ada kemungkinan akan meangkat kembali menteri yang telah senior. Tetapi, kata dia, menteri senior tersebut harus dapat memenuhi sejumlah standar.

“Yang senior-senior kalau masih capable, masih hebat, masih punya pengalaman, akan kita pakai juga. Di situ kira-kira mungkin… kalian sudah tebaklah kira-kira. Jadi Saudara-saudara, kita akan bikin tim yang hebat karena kita ingin Indonesia menang,” pungkas Prabowo.