BERBAGI

Bandung – Kader PKS Jawa Barat menciptakan tim pemenenangan hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS), terutama di wilayah pemilihan Jawa Barat 1, seperti Kota Bandung serta Cimahi. Di sisa 40 hari terakhir mendekati hari pemungutan suara di bulan April mendatang, mobilitas kampanye door to door juga akan menjadi semakin beruntun.

Hal itu di sampaikan oleh Haru Suandharu selaku Wakil Ketua DPW PKS Jabar, dan rencana tersebut di sampaikan juga bersama dengan anggota PKS di Kota Bandung dan Kota Cimahi yang berlokasi di Gedung Bikasoga Bandung, pada 7/3/2019. Di dalam kegiatan tersebut juga di datangi juga oleh tertua PKS Hilmi Aminuddin serta Ahmad Syaikhu.

“Kami menyemangati dan mendoakan para kader agar bersemangat dalam 40 hari terakhir kampanye sehingga mudan-mudahan apa yang sudah ditargetkan oleh DPP itu bisa dicapai oleh PKS,” ungkap Haru.

Anggota PKS juga di haruskan untuk semakin berusaha untuk mensosialisasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

Program di dalam 40 hari terakhir, dia menyatakan, hal tersebut di jalankan dengan mengerahkan seluruh anggota PKS untuk menjadi penanggung jawab di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Oleh karena itu, bukan hanya saksi, namun juga ada penanggung jawab yang juga menjalankan sosialisasi kepada masyarakat di tingkatan tempat pemungutan suara (TPS).

PKS Jawa Barat Ciptakan Tim Pemenangan Hingga Tingkat TPS
PKS Jawa Barat Ciptakan Tim Pemenangan Hingga Tingkat TPS (liputandigital.com)

“Harapannya dengan demikian maka akan banyak lagi masyarakat yang mengetahui profil anggota dewan dari PKS, kemudian pasangan presiden yang didukung, kemudian program program ataupun janji kampanye, baik pasangan Prabowo-Sandi ataupun PKS,” jelasnya.

Tujuannya, dengan melakukan komunikasi tingkat TPS dapat lebih ampuh untuk dapat meraih seluruh elemen. Maka dari itu, bukan hanya saksi saja, tetapu juga ada relawan anggota dewan dan juga jaringan yang sampai saat ini telah siap mendukung Prabowo-Sandi dan juga PKS.

“Kita bukan berkumpul di tingkat provinsi, kota, kecamatan, tapi TPS. Kita minta setiap elemen mendistribusikan ke setiap TPS, harapannya nanti bisa saling bantu, saling jaga di TPS,” ujar Haru.

Dia menambahkan, timnya baru saja melakukan survei elektabilitas capres-cawapres dan PKS kembali di bulan Maret. Tetapu tim dari pasangan capres-cawapres kubu Petahana juga menerbitkan, jika elektabilitas pasangan tersebut di Jabar menurun 8 persen.

“Mudah mudahan ini menjadi penyemangat. Kami sampaikan kepada kader kita itu berangkatnya dari 60 persen Prabowo-Hatta waktu itu, masih belum kembali seperti 2014. Makanya kita berharap para kader harus bekerja dengan penuh semangat, makanya kami sampaikan bahwa di Jabar bisa sampai 70 persen,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here