BERBAGI

Jakarta – Fadli Zon sebagai Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mengkritik cuitan yang di buat oleh relawan dari pasangan capres-cawapres kubu Petahana Ulil Yusrin, terkait keluarga Prabowo yang di katakan tak harmonis. Fadli mengungkapkan, hal tersebut merupakan persoalan pribadi dan mudah sekali untuk Prabowo jika ingin menikah kembali. Hal itu di sampaikan olehnya saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 4/3/2019.

“Urusan pribadi itu. Orang punya takdirnya sendiri. Kalau urusan Pak Prabowo kapan saja kan bisa nikah lagi, itu gampang itu, urusan seminggu,” ungkap Fadli.

Ulin yang pada 2/3/2019 lalu lewat akun Twitternya @ulinyusron, menyampaikan melalui sebuah video yang menyetarakan keluarga Prabowo dan keluarga capres petahana. Dia menyertakan video tersebut dengan tulisan.

“Jokowi keluarga harmonis, Prabowo keluarga amburadul.” tulis Ulin.

Wakil Ketua Partai Gerindra ini mengimbau untuk tak menghubung-hubungkan persoalan rumah tangga. Dia pun menyebutkan, jika banyak pemimpin dunia yang memiliki jalan hidup pribadinya beragam. Dia memberikan contoh, seperti Mantan Presiden Afrika Selatan, Neslon Mandela, yang di katakan pernah menikah hingga tiga kali.

Fadli Zon : Jangan Kaitkan Persoalan Keluarga Dan Politik
Fadli Zon : Jangan Kaitkan Persoalan Keluarga Dan Politik (liputandigital.com)

“Tapi dia menjadi salah satu negarawan yang luar biasa. Karena itu urusan pribadi dengan urusan bangsa, lain,” tuturnya.

Sedangkan Andre Rosiade selaku Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan, tak akan melaporkan cuitan tersebut. Dia menilai, jiak hal tersebut di lakukan hanya menjadi percuma. Sebab, mereka telah banyak melaporkan masalah lain tetapi tak di lakukan penindak lanjutan. Hal itu di sampaikan oleh Andre dari keterangan tertulis, pada 5/3/2019.

“Capek ngelaporinnya. Laporan lain gak ada yang jalan tuh,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here