BERBAGI

Jakarta – Sandiaga Salahuddin Uno yang sebagai calon wakil presiden no urut 02 meneruskan aktivitas politiknya di Tegal, Jawa Tengah, salah satunya melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) At-Tauhidiyyah Giren, Talang, Tegal, yang di pimpin oleh KH Ahmad Said bin Said, pada 28/2/2019. Sandi meluangkan dirinya untuk mendatangi acara pengajian malam Jumat di ponpes itu.

Di dalam informasi yang di berikan oleh tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sandi di sambut oleh Kiai Ahmad Said. Sandi berdasarkan informasi memakai baju koko putih, peci cokelat, dan juga bersarung hitam bermotif. Pengajian malam Jumat tersebut adalah jadwal rutin pondok pesantren yang di datangi oleh puluhan ribu orang.

Kehadiran para peserta pengajian tersebut dikatakan sebagai berkah masyarakat yang ada di sekitar Ponpes itu. Ratusan pedagang menjual berbagai macam dagangannya. Mulai dari penjual buku, parfum, tasbih, makanan khas Tegal, sampai tikar.

“Kegiatan religi ini menggerakkan ekonomi masyarakat. Kegiatan religi bisa dimaksimalkan untuk menambah nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya, termasuk sebagai pusat ekonomi para penggiat UMKM. Lihat saja di sekitarnya tumbuh warung makanan atau suvenir. Ini adalah bentuk nyata Islam yang rahmatan lil alamin. Islam yang membawa berkah untuk sekalian alam,” ujar Sandi.

Ikuti Pengajian Malam Jumat Di Tegal, Sandi : Berlimpah Berkahnya
Ikuti Pengajian Malam Jumat Di Tegal, Sandi : Berlimpah Berkahnya (liputandigital.com)

Sandi menyatakan, kehadirannya ke pengajian di pesantren itu bukan untuk melakukan kampanye. Namun dia hadir di pengajian itu untuk bersilaturahmi.

“Ini adalah silaturahmi. Dalam silaturahmi itu ada banyak berkahnya, panjang umur, dan membuka pintu rezeki,” tuturnya.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta kemudian bercakap-cakap bersama sang kiai secara tertutup. Sandi menyatakan, jika di dalam percakapannya bersama Kiai Ahmad, dia di minta untuk terus bersabar, bertawakal, dan juga menyerahkan seluruh urusan kepada Allah SWT.

Karena, menurutnya, pribadi Kiai Ahmad adalah seperti orang tua sendiri dan menjadi fokus dari gerbang perbaikan perekonomian masyrakat yang ada di sekelilingnya.

“Kiai juga menitipkan untuk fokus membangun ekonomi umat,” pungkas Sandi.