BERBAGI

Ambon – Ketimpangan pembangunan yang mengalami pincang antara daerah Indonesia bagian barat dan bagian timur, membuat pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo-Sandi berkeinginan untuk membangun Indonesia bagian timur menjadi lebih revolusioner lagi. Hal itu akan di lakukan jika memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

Indonesia timur sebagai pengutamaannya untuk dapat menyusul ketertinggalan di berbagai macam sektor. Hal itu di sampaikan oleh Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, di depan ratusan relawan Prabowo-Sandi di Gedung Ashari, Ambon, pada 21/2/2019

“Kalau Prabowo menang, akan bangun Indonesia dari timur,” ujar Djoko Santoso.

Eks Panglima TNI itu menjelaskan, untuk merealisasikan adil dan makmur seperti slogan yang di gunakan oleh pasangan capres-cawapres no urut 02 Prabowo-Sandi, kemudian perlakuan negara terhadap semua warga negaranya pun harus dengan adil, mencakup pembangunan yang harus selaras sampai terwujudnya kemakmuran.

“Indonesia bagian timur harus mendapat perhatian yang lebih serius lagi, dan ini komitmen Pak Prabowo dan Pak Sandiaga bila dipercayakan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024,” jelasnya.

Kehadiran Djoko Santoso ke Kota Ambon dalam rencana mendatangi seklarasi dan juga penguatan Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Provinsi Maluku.

Prabowo-Sandi Menang, Akan Bangun dari Indonesia Timur
Prabowo-Sandi Menang, Akan Bangun dari Indonesia Timur (liputandigital.com)

Organisasi relawan yang sementara tergabung di dalam Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Provinsi Maluku merupakan Sahabat Prabowo-Sandi, Bravo 19, Japras, Baru PAS, GRPG 08, Kompas 02, Rumah Sandiaga Uno, serta juga Komunitas Masyarakat Santri.

Dengan deklarasi-deklarasi yang di lakukan oleh para relawan pendukung Prabowo-Sandi dapat membantu untuk memenangkannya di Pilpres 2019 mendatang. Di harapkan juga di Pemilihan Presiden dan Wakil presiden pada tahun ini tidak terjadi kecurangan, agar Pemilu saat ini dapat berlangsung dengan aman dan damai.

Dengan seperti itu, kita bisa mendapatkan pemimpin Indonesia untuk selanjutnya yang lebih baik lagi. Jika pemimpin yang baik, maka di harapkan agar dapat membuat bangsa ini menjadi bangsa Indonesia yang lebih baik lagi untuk kedepannya.