BERBAGI

Jakarta – Mengenai penanggulangan setelah kebakaran yang sempat terjadi di Tomang, Jakarta Barat membuat calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uni memberi nasehat kepada masyarakat setempat. Sandiaga meminta masyarakat agar melakukan pelatihan secara berkala serta membuat budaya masyarakat yang sigap bencana.

Sebagai informasi bahwa kebakaran yang telah memakan 3 RW di Jl Tomang Utara, Jakarta Barat terjadi pada hari Senin (21/01/19) 3 RW itu yakni RW 11, RW 14, dan RW 15. dan yang paling banyak terkena dampaknya ialah di RW 14, yaitu sebanyak 200 rumah yang habis dilalap si jago merah.

Dikutip pada Kamis (24/01/19) di Jl Tomang Banjir Kanal, Grogol Petamburan, Jakarta Barat “Kalau tadi disampaikan tentunya adalah pelatihan yang kontinu dan memastikan bahwa masyarakat menjadikan budaya tanggap bencana, nah ini yang harus dibangun,” ujar Sndiaga saat di acara diskusi ipenanggulangan setelah kebakaran bersama Dompet Dhuafa di lokasi pengungsi kebakaran.

Selanjutnya Sandiaga memberitahu mengenai sebab terjadinya kebakaran, mulai dari arus pendek listrik atau biasa dikenal sebagai korsleting sampai kabel yang belum memenuhi standar keamanan. Sandi menilai bahwa masyarakat harus diberikan sosialisasi tentang perihal tersebut untuk mengurangi kasus kebakaran

Pelatihan Pasca Kebakaran Di Tomang Disemarakan Oleh Sandiaga
Pelatihan Pasca Kebakaran Di Tomang Disemarakan Oleh Sandiaga

“Rata-rata kebakaran dipicu oleh arus pendek dan arus pendek itu dari hal-hal yang sangat sepele, misalnya mencabut dari charger atau selama dia bepergian atau liburan, kabel tidak di standar SNI, juga sambungan-sambungannya. Dan ini yang menjadi satu tugas dari kita semua bersama, nggak bisa hanya perwakilan RW saja, tapi dari seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, dan juga para relawan, untuk pertama-tama sosialisasi. Kedua adalah memberikan bantuan mereka untuk menurunkan potensi kebakaran itu jadi peningkatan sosialisasi dan peningkatan langkah-langkah untuk menurunkan potensi kebakaran ini yang harus terus dilakukan,” tuturnya.

Nasehat – nasehat yang diberikan oleh Sandi diharapkan agar nantinya isa mengurangi kesusahan masyrakat. Sandiaga menginginkan gelagat ekonomi di wilayah kebakaran bisa kembali seperti sedia kala.

“Kita ingin kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya dalam ekonomi yang sekarang ini tidak diperparah dengan terjadinya bencana kebakaran dan harapan Prabowo-Sandi adalah untuk menciptakan geliat ekonomi yang lebih dirasakan oleh masyarakat, sehingga masyarakat akan meningkatkan kesejahteraannya, lapangan pekerjaan tadi dikeluhkan juga susah didapatkan, harga-harga tinggi, ini yang menjadi PR besar bagi strategi Prabowo-Sandi untuk meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat,” paparnya.

Sandiaga mengkalim bahwa dirinya telah memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Tomang dari Dompet Dhuafa. Sandi menilai untuk logistik untuk para korban bencana bisa digunakan untuk seminggu kedepan.

“Tadi sudah disampaikan lewat Dompet Dhuafa, saya yakin karena Dompet Dhuafa ini adalah social investment dan social entrepreneur itu sangat tepat sasaran dan social entrepreneur itu sangat tepat sasaran, tepat manfaat, dan tentu tadi sudah disampaikan pak RW, insyallah untuk seminggu ke depan logistik sih cukup tapi yang dibutuhkan warga itu bentuk lain material, adalah untuk membangun kembali rumahnya, dan ini yang jadi PR bagi kita untuk membantu warga pada saat ini,” pungkasnya.