BERBAGI

Jakarta – Debat perdana yang diselenggarakan pada Kamis malam (17/01/19) mengakibatkan Kubu Prabowo-Sandi dan juga Kubu Petahana, saling memberikan argumen-argumennya yang berlawananan. Serta tanggapan- tanggapan dari para paslon juga turut meriuhkan suasana yang terjadi di dalam debat pertama capres cawapres 2019.

Sebagai contohnya mengenai salah satu tema yang mengangkat permasalahan hukum dan HAM di Indonesia. Dimana sering kali masyarakat di Indonesia dipertentangkan dengan permasalahan hukum, diantaranya mengenai ketegasan dengan isu HAM. Dan konteks yang bagaimanakah ketegasan serta penegakan hukum yang harus dikedepankan? Dan dalam konteks apa juga yang sudah seharusnya menjadi perhatian?

Lantas mengenai hal tersebut pula Prabowo-Sandi dengan Kubu petahana menjawabnya dengan argumen yang berbeda. Dikatakan oleh Kubu petahana bahwa penindakan hukum dengan isu HAM tidak lah dapat di samakan kedudukannya. Namum anggapan tersebut tak disetujui oleh Kubu Prabowo-Sandi, bahwa menurutnya masih banyak kasus di Indonesia yang dinilai bahwa aparat hukum itu berat sebelah.

Kedua argumen tersebut, menjadikan keduanya saling beradu gagasannya, dan hal yang menjadi bahan pertanyaan oleh masyarakat Indonesia, tentang bagaimanakah cara paslon capres serta cawapres dalam menanganinya dengan benar. Berdasarkan dari tanggapan Kubu Prabowo-Sandi, bahwa dirinya sendiri memberikan contoh yakni merujuk pada seorang kades yang mendukung salah satu kandidat capres nomor urut 02 harus di hukum, dan dimasukan kedalam penjara, sedangkan ada seseorang Gubernur yang terang-terangan mendukung kandidat nomor urut 01, akan tetapi tidak kenapa-kenapa. Dan berdasarkan bukti yang dirujukan oleh paslon Prabowo menilai bahwa sistem hukum di Indonesia tak lah adil. Dan kemudian hal tersebut dianggap oleh Kubu Petahana bahwa jikalau memang hal tersebut benar, haruslah dilakukan sesuai prosedur hukum yang ada.

Namun demikian para masyarakat pun dapat menilai sendiri bagaimana kah argumen yang dinilai benar. Dan jika dinilai dari sudut pandang yang lain, bahwa dapat dilihat bahwa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di berikan oleh moderator, nampak jelas sekali perbedaan-perbedaan dalam menjawab hal tersebut. Nah perbedaan apalah yang menarik perhatian oleh para netizen?

Dalam sesi pertama nampak apabila dalam menjawab kubu petahana nampak lebih merujuk pada penjelasannya saja. Akan tetapi kalau untuk kubu Prabowo-Sandi lebih menjelaskan mengenai apa saja yang harus dilakukan atau solusi yang diberikan berkaitan dengan masalah yang menjadi bahan pertanyaan.

Beradu Argumen Di Debat Perdana Kubu Petahana Kebanyakan Nyontek
Beradu Argumen Di Debat Perdana Kubu Petahana Kebanyakan Nyontek

Dan selanjutnya diantara kedua kubu tersebut, juga terlihat bahwa Pihak Prabowo-Sandi mampu menjawab secara selaras atau seiringan sehingga hal tersebut menjelaskan bahwa keduanya memang sudah berkomitmen untuk bersama membangun IndonesIa menjadi lebih baik lagi. Akan tetapi jika dilihat pada Kubu petahana, justru hal tersebut nampaknya berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi. Dan masyarakat yang menonton acara debat tersebut juga pasti sangat memperhatikan dari mulai sikap yang diberikan maupun jawaban-jawaban yang dikatakan oleh masing-masing paslon. Dan untuk kubu petahana jika dilihat dari segi menjawab pertanyaan, dapat dinilai bahwa yang selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh moderator lebih banyak dijawab oleh Capresnya dibandingkan oleh cawapres.

Dan tak kalah menarik lagi ialah pada saat moderator memberikan sebuah pertanyaan-pertanyaan untuk para paslon, diketahui bahwa kedua kubu paslon memang diberikan masing-masing teks dari para timsesnya. Akan tetapi masyarakat pun juga dapat menilai bagaimana sikap yang dilakukan oleh para paslon. Kubu Prabowo-Sandi dinilai bahwa meskipun medapatkan teks, akan tetapi dalam menjawab setiap gagasan serta pertanyaan yang dilontarkan selalu dijawab dengan spontan, tegas, luwes, dan juga menyampaikannya dengan tepat tanpa melihat sama sekali apa yang sudah tertera dalam teks yang diberikan.

Akan tetapi sikap yang berbeda di perlihatkan oleh kubu Petahana yang dapat dinilai pula oleh masyarakat, bahwa Capres dan cawapresnya lebih banyak untuk melihat teks tersebut sebelum menjawab pertnyaan-pertanyaan yang diberikan oleh moderator. Tak hanya itu bahwa Cawapres nomor urut 01 hanya terlihat sesekali saja menjawab pertanyaan yang diberikan. Serta penjelasaan yang diberikan belum bisa membuat solusi akan permasalahan yang berkaitan dengan tema yang diusung dalam debat pertama ini.