BERBAGI

Jakarta – Setelah selesainya acara Pidato Kebangsaan yang terlaksana pada Senin malam (14/01/19) yang diadakan oleh Koalisi Adil Makmur, beredar video yang mana banyak mengundang pertanyaan dari netizen, yakni mengenai Prabowo Subianto terlihat seperti menyueki Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak hanya netizen saja, Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli juga ikut mempertanyakan mengenai seseorang warga negara asing yang sedang diajak berbicara oleh capres nomor urut 02 tersebut, sampai diduga-duga Prabowo menghiraukan keberadaan Mantan Presiden yang ke enam tersebut.

Hal tersebut ditulis Guntur Romli dalam akun twitter pribadinya @gunromli, Guntur menanyakan soal nilai tatakramanya warga negara asing tersebut.

“Siapa itu bule yang ditunggu @prabowo sampe nyuekin Pak @SBYudhoyono dan nggak nyapa juga… Di mana itu tata kramanya?,” tulis Guntur pada akun Twitternya @gunromli pada Selasa lalu (15/01/19).

Terkait hal tersebut, dibantah langsung oleh Andre Rosiade yang juga sebagai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Saat dimintai penjelasannya oleh wartawan, Andre menjelaskan bahwa “Jadi kan kita keluar jemput Pak SBY sama AHY. Pak Prabowo kemudian jalan sama Pak SBY. Terus saya nungguin AHY, akhirnya jalan bertiga sama Bang Sandi. Kan kelihatan itu di video,” pada Selasa (15/01/19).

Andre yang juga pada saat itu mendampingi Prabowo menjelaskan terkait kejadian yang sebenarnya. Bahwa pada saat ditengah perjalan menuju ruangan VIP, Prabowo tak sengaja melihat warga negara asing yang tengah berdiri di area depan pintu masuk VIP. Dan nampak pria asing tersebut adalah salah satu perwakilan kedubes negara sahabat. Akan tetapi, Andre mengatakan bahwa dirinya tak tahu menahu mengenai siapakan nama dan darimanakah kedubes orang asing tersebut.

Lebay!!!PSI Bilang Prabowo Acuhkan SBY, Inilah Kenyataan Sebenarnya
Lebay!!!PSI Bilang Prabowo Acuhkan SBY, Inilah Kenyataan Sebenarnya

“Terus pas di jalan, Pak Prabowo bilang sama saya dan yang lain, ‘tolong temen saya itu’. Bule itu dari Kedubes. Dia nggak ngomong Kedubes mana,” jelasnya.

Tak disangka-sangka, Prabowo memilih untuk menyapa dan mengajak bule tersebuut untuk memasuki ruangan VIP sendiri. Dan terlihatlah Prabowo berjalan bersamaan dengan perwakilan kedubes tersebut dan meninggalkan SBY. Dan hal tersebut ditegaskan oleh Andre bahwa Prabowo sama sekali tidak meninggalkan Guru debatnya tersebut.

“Eh Pak Prabowo ke belakang jemput bule itu. Dia terus ajak masuk bule itu. Tapi nggak ada ninggalin Pak SBY. Lihat aja di Insta Story gue, serunya sama Pak SBY. Gimana menyenangkannya di dalam,” ucapAndre.

Dan Andre menilai dengan adanya berita negatif tersebut, memang sengaja dibuat agar seolah-olah ada yang menginginkan untuk rusaknya hubungan antara Prabowo dengan SBY, dikarenakan beredarnya video tersebut hanya sebagian saja yang terlihat.

“Jadi kelihatan ada pihak yang sengaja ingin merusak hubungan Pak Prabowo dan Pak SBY. Menggoreng-goreng. Kan ada di media sosial bahwa Pak Prabowo tinggalkan SBY kan. Saya rasa ini upaya merusak hubungan Pak Prabowo dan Pak SBY, nggak ada ninggalin. Dia hanya manggil temannya lalu bareng-bareng bersama Pak SBY dan Pak Prabowo masuk ke dalam. Orang di dalam mereka akrab. Tampak bagaimana Pak Prabowo menghormati Pak SBY,” ujarnya.

“Itu kan videonya nggak selesai. Berhenti di situ aja videonya. Kan saya ada di sana. Nggak ada itu pak Prabowo ingin ninggalin Pak SBY. Jadi ini hanya video yang sengaja dipotong untuk merusak hubungan harmonis Pak Prabowo dan Pak SBY. Karena melihat begitu akrabnya, begitu hormatnya, Pak Prabowo dengan Pak SBY,” pungkas Andre.