BERBAGI

Jakarta – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi, menjabarkan program serta visi-misinya pada Senin malam (14/01/19) yang bertempat di Jakarta Convention Center. Acara tersebut dimulai pukul 19.00 WIB, dan berakhir pada pukul 21.00 WIB. Dan dalam acara tersebut dihadiri dari berbagai kalangan, ada yang dari kalangan biasa, ulama, elite, serta anggota parpol pendukung lainnya.

Prabowo-Sandi mengutarakan visi-misinya untuk membangun negeri Indonesia yang akan menciptakan anggota TNI, Polisi, serta keamanan nasional lainnya agar selalu menjaga keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Dan tak hanya itu keamanan nasional Indonesia harus mampu mencegah berbagai macam masalah dengan melakukan pencegahan, deteksi dini, penanganan cepat, serta rehabilitasi dan rekonstruksi dalam kasus-kasus bencana alam.

Selain daripada keamanan nasional, Prabowo-Sandi juga berjanji akan menanamkan serta menjalankan sikap-sikap serta filosofi- filosofi terbaik dari para leluhur bangsa. Bagaimanakah sikap-sikap yang harus dilakukan oleh seluruh anggota ,masyarakat yang mencerminkan sikap leluhur-leluhur bangsa? Inilah rincian yang dikayakan oleh Prabowo mengenai hal tersebut.

  • Sikap pendekar yang tidak kenal menyerah.
  • Sikap sabdo pandito ratu yang selalu tepat ucapan.
  • Sikap rame ing gaweh, sepi ing pamrih yang mendahulukan kepentingan yang besar.
  • Sikap pemimpin bekerja agar wong cilik iso gumuyu.
  • Sikap percaya pada kekuatan sendiri, berdiri di atas kaki kita sendiri, dan
  • Sikap lebih baik mati daripada dijajah kembali.
Prabowo Ingin Wujudkan Masyarakat Indonesia Yang Adil Serta Berkepribadian Bangsa
Prabowo Ingin Wujudkan Masyarakat Indonesia Yang Adil Serta Berkepribadian Bangsa

Dan diakhir pidato Prabowo di acara Pidato Kebangsaan, Prabowo mengutip sebuah pesan yang dituliskan oleh Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno Hatta. Bahwasannya sudah seharusnya rakyat Indonesia menjaga keamanan Indonesia, dan juga turut menciptakan keadilan kepada seluruh rakyat.

“Kita hendak mendirikan suatu negara untuk semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, bukan untuk bangsawan, bukan untuk orang kaya, tetapi untuk semua.”

“Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke.”

Berdasarkan kutipan tersebut, Prabowo menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, bahwa apabila dirinya menerima mandat dari rakyat Indonesia, dirinya akan berusaha bekerja keras penuh iklhlas untuk rakyat dan demi rakyat.