BERBAGI

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memberikan kisi-kisi sebanyak 20 pertanyaan kepada Koalisi Prabowo-Sandiaga yang kana dibahas nanti pada debat perdana tanggal 7 Januari mendatang. Hal tersebut dikatakan juga oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi , Dahnil Anzar Simanjuntak. Dan untuk hal itu pula Prabowo-Sandi dibantu oleh BPN agar dapat membantu menyukseskan debat pertana tersebut.

Dahnil mengatakan bahwa “Saya pikir substansinya semua terkait HAM, kemudian korupsi dan terorisme,” setelah selesai mengadakan sebuah diskusi bersama yang mengusung tema “Kampus dan Politik” di Jalanl MH Thamrin Jakarta, pada Sabtu (12/01/19).

Dan menurut penilaian dari Dahnil Anwar, mengenai masalah pemberantasan korupsi telah menvakup apa yang menjadi visi-misi Prabowo-Sandi. Setelah itu, Dahnil menegaskan di dalam visi-misi yang telah dipaparkan 3 aspek pemberantasan korupsi.

Dan 3 aspek diantaranya ialah dengan cara memastikan gerakan anti korupsi itu sebagai budaya yang harus diterapkan oleh semua kalangan masyarakat. Karena hal tersebut berdasarkan visi-misi itu pemberantasan korupsi haruslah menjadi sebuah gerakan yang harus dilakukan oleh semuanya.

Dan untuk aspek yang kedua ialah dengan mengadakan pemberantasan korupsi yang seharusnya kepemimpinan tersebut haruslah kuat. Dengan adanya pemimpin yang kuyat maka Presiden dapat bertanggung jawab terhadap pemberantasan korupsi tanpa terkekang oleh kepentingan-kepentingan apa pun itu.

“Itulah kalau anda membaca dana politik kita dibiayai oleh Prabowo-Sandi. Ini untuk memastikan ketika beliau berdua jadi presiden dan wakil presiden tidak tersandra oleh conflict of interest, atau kepentingan rente dari kelompok tertentu,” Dahnil menjelaskan

Parpol Tak akan Dijadikan Jaksa Agung Nantinya Jika Koalisi Prabowo-Sandi Menangi Pilpres 2019
Parpol Tak akan Dijadikan Jaksa Agung Nantinya Jika Koalisi Prabowo-Sandi Menangi Pilpres 2019

Dan untuk aspek yang ketiga yakni dengan pemastian dari para penegak hukum. Yang paling utama ialah para penegak hukum yang turut mendukung fungsi pemberantasan korupsi. Dahnil menegaskan apabila Koalisi Prabowo-Sandi terpilih maka untuk posisi Jaksa Agung akan dipilih orang yang memang ahli dan juga profesional dibidangnya bukan dari golongan politikus.

“Pak Prabowo sudah sampaikan tidak pernah angkat Jaksa Agung dari parpol. Dipastikan orang yang duduki jabatan Jaksa Agung adalah orang yang tidak berasal dari parpol tapi punya integritas yang baik. Itu poinnya,” pungkas Danil.

Oleh karena itu dengan memilih seseorang yang tepat nantinya akan berpengaruh terhadap kebijakan yang terjadi di Indonesia. Dan juga Prabowo-Sandi mengharapkan apabila koalisinya terpilih maka di pemerintahannya nanti akan memilihkan seseorang yang memang sudah ahli untuk mengisi kedudukan di pemerintahannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here