BERBAGI

Jakarta – Dalam mengahadapi perdebatan perdana nanti, Calon Presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi tengah menyiapkan diri untuk menghadapinya. Salah satu yang dilakukannya ialah meminta saran dari Salah satu mantan Presiden Indonesia, yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Tak hanya meminta saran darinya, SBY juga akan membantu memperbagus lagi gaya bicara Prabowo dalam bernarasi dan juga dalam debat. Prabowo-Sandi telah belajar banyak dari SBY,  selain SBY banyak juga tokoh-tokoh politik yang akan terlibat dalam memperbagus lagi penampilan Prabowo-Sandi dalam mengadapi debat tersebut.

Dikutip pada Rabu lalu (09/01/19) salah satu politikus Partai Gerindra, Sudirman mengatakan bahwa “SBY memiliki pengalaman dan pasti akan memberikan masukan,”

Prabowo-Sandi akan membentuk sebuah Tim Khusus untuk diskusi yang akan membantu menyiapkan materi debat pertama yang mengusung tema HAM, Korupsi, Hukum dan Terorisme. Dan dibuatnya tim ini diharapkan nanti akan menjadikan Prabowo-Sandi dapat menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan oleh KPU. Serta masyarakat dapat mengetahui semua visi-misi yang diusung para paslon.

Dalam pertemuan antara Prabowo-Sandi dengan SBY dijelaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat tersebut akan membagikan ilmunya yang sudah berpengalaman menangi debat Pilpres pada tahun 2004 dan 2009. Menurutnya, SBY sudah sangat berpengalaman dalam merumuskan keputusan dan kebijakan aktual berdasarkan visi-misi, dan juga program kerja yang disusun oleh Prabowo-Sandi. “Pengalaman memenangi debat akan sangat bermanfaat,” katanya.

“Menjadi penantang harus datang dengan tawaran yang lebih baik agar menarik. Kami menyebutnya ruang perbaikan,” kata Sudirman.

Mardani Ali Sera, Waketum BPN Prabowo-Sandi mengatakan bahwa Badan Pemenangan telah membuat Tim Khusus untuk membuat materi debat, floor director, dan gestur calon. Sudiman menganggap sebelum hadir dalam debat nanti, Prabowo-Sandi akan mengadakan acara percobaan debat yang akan dilihat oleh semua pemimpin parpol pendukung termasuk juga SBY.

Prabowo-Sandi Belajar Dari Pengalaman SBY Dalam Menghadapi Debat
Prabowo-Sandi Belajar Dari Pengalaman SBY Dalam Menghadapi Debat

Dan berdasarkan yang dijleaskan oleh Mardani, Prabowo-Sandi akan fokus untuk mengambil sejumlah persoalan penting di aspek hukum yang disoroti publik. Antara lain mengenai kasus penyerangan terhadap Mantan Penyidik KPK Anies Baswedan, maraknya angka OTT KPK, dan juga penguatan kepada Kepolisian dan KPK. “Dalam kasus itu, Presiden tidak bisa menutup mata,” kata Sudirman.

Kedatangan SBY membantu paslon membuat program serta keputusan yang lebih aktual dalam aspek hukum. Tak hanya SBY, menurut Jubir Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, dengan adanya  pendiri PAN, Amien Rais, dapat mempergagah penampilan Prabowo nanti. “Meski tidak aktif, Amien Rais akan memberi masukan,” ungkap Ferdinand.

Dan selain itu Sandiaga mengatakan dirinya masih terus memahami lebih baik lagi materi debat dan berpusat pada keunggulan serta penegakan hukum. Pemahaman dilakukan untuk membuat alur penjabaran diantara keduanya. “Pak Prabowo mungkin akan lebih banyak karena masyarakat ingin mendengar langsung dari calon presidennya,” kata Sandiaga. Dan menjelang persiapan debat nantinya akan lebih serius lagi pada 14 s/d 16 Januari kedepan.

Walaupun menurut pendapat dari Direktur Lembaga Survei Indonesia mengatakan bahwa persiapan calon dalam mengahadapi debat hanya akan berpengaruh sedikit saja dan tak berpengaruh terhadap elektabilitas paslon akan tetapi Prabowo-Sandi tetap optimis terhadap kemampuannya masing-masing. Dan meyakini bahwa dalam debat nanti Kubu Prabowo-Sandi dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Kubu lawannya.