BERBAGI

Jakarta – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Mardani Ali Sera mengatakan, bahwa paslonnya telah siap untuk mengikuti debat capres pertama, pada 17/01/2019 mendatang. Salah satu fokus dari paslon no urut 02, yakni kasus Novel Baswedan. Hal itu di sampaikan Mardani ketika berada di gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada 08/01/2019.

“(Kasus Novel Baswedan) Termasuk menjadi salah satu yang paling concern karena kalau seorang penyidik KPK saja 650 hari terbengkalai, apa yang terjadi dengan masyarakat umum,” kata Mardani.

Bukan hanya itu, Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penguatan KPK juga menjadi fokus paslon no urut 02 Prabowo-Sandi. Mardani menilai, bahwa penguatan KPK pada pemerintahan saat ini belun di lakukan dengan maksimal.

“OTT tiap hari, presiden tidak bisa menutup mata, karena itu bagian dari perangkat yang mensejahterakan rakyat. ‘Nggak bisa itu bukan urusan saya’ itu bukan pemimpin. Pemimpin itu punya tanggung jawab moral. Ubah undang-undangnya,” ungkap politikus PKS itu.

“Kenapa dibiarkan? Penguatan KPK bisa dijalankan. Sekarang ini semua kendali masih ada di Pak Jokowi. Nah, makanya nanti akan kita elaborasi,” tambahnya.

Mardani Ali Sera : Prabowo-Sandi Siap Ikuti Depat Pilpres Pertama
Mardani Ali Sera : Prabowo-Sandi Siap Ikuti Depat Pilpres Pertama

Dia juga menjelaskan, ketika debat capres, timnya akan memperlihatkan pribadi negarawan yang di miliki Prabowo Subianto.

“Kami tetap tidak ingin mengubah Pak Prabowo biarkan Pak Prabowo be himself jadi dirinya sendiri, kalau dia tidak ingin nyerang jangan nyerang dan Pak Prabowo ingin jadi negarawan,” tutupnya.

Dengan demikian, semoga pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo-Sandi dapat dengan mudah menghadapi debat pilpres mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here