BERBAGI

Jakarta – Terkait sejumlah RS (Rumah Sakit) memutuskan kerjasama denga pihak BPJS, Cawapres Koalisi Indonesia Adil Makmur nomor urut 02, Sandiaga Uno menyebutkan adanya kesalahan pengelolaan BPJS dari pemerintah saat ini hal ini menanggapi banyaknya Rumah Sakit melakukan pemutusan kontrak kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Ya ini yang disampaikan bahwa ada kesalahan pengelolaan dan salah urus dari pemerintah terhadap BPJS. Bahwa BPJS ini menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan masyarakat yang sudah diamanatkan melalui undang-undang,” kata Sandi

Sebagaimana dilansir oleh Saluran 8 DigdayaTV, Lebih Lanjut menurut Sandi melalui undang-undang BPJS sudah diamanatkan menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan masyarakat yang sudah diamankan melalui undang-undang Sandi berjanji jika diberi kesempatan dia tidak akan membiarkan BPJS berhutang dengan rumah sakit.

Selain itu Sandiaga juga mengatakan jika dirinya diberi kesempatan, dia tidak akan membiarkan BPJS berhutang dengan Rumah Sakit. Pola keuanganya juga akan dirubah olehnya, yaitu dengan tidak membebani pelayanan kesehatan.

Sandiaga Uno : BPJS Merupakan Tulang Punggung Pelayanan Rumah Sakit
Sandiaga Uno : BPJS Merupakan Tulang Punggung Pelayanan Rumah Sakit

“Kami akan betul-betul urus secara profesional, kita akan hitung berapa yang kan dibutuhkan, karena kita tidak ingin BPJS berhutang sama rumah sakit ini. Karena mereka memutuskannya itu karena dihutangi, sudah capek. Dan juga kita harapkan ke depan bahwa BPJS ini juga hadir dengan pengelolaan yang lebih profesional, dengan menghitung secara aktuaria, berapa sih yang diperlukan, berapa juga pola yang ke depan sistemnya yang tidak membebani layanan kesehatan,” papar mantan wakil Gubenur DKI Jakarta itu.

Banyak Rumah Sakit yang memutuskan Kontrak dengan BPJS, Masyarakatpun banyak yang kesulitan dalam berobat dengan Rumah Sakit yang tidak melayani BPJS, padahal BPJS merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here