BERBAGI

Jakarta – Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria mengungkapkan kalau isu hukum akan menjadi sasaran Prabowo-Sandi di dalam debat pertama. Riza menjelaskan, kalau pemerintahan saat ini menuai banyak catatan terkait hal tersebut.

Hal itu di ungkapkan Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu pada 03/01/2019.

“Kan jelas pemberantasan korupsi zaman Jokowi belum berhasil. Soal penegakan hukum kelihatan tidak netral, tidak adil,” ungkapnya.

Di ketahui debat pertama, akan di lakukan pada 17/01/2019 dan bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat pertama tersebut akan mengangkat tema, hukum, hak asasi manusia, korupsi, dan terorisme. Debat tersebut juga akan di tayangkan oleh sejumlah televisi swasta Indonesia.

Riza menyinggungkan, tingginya indeks presepsi korupsi di Indonesia. Capres no urut 02 Pabowo Subianto sebelumnya pernah menyebut, bahwa korupsi di Indonesia ibarat kanker stadium empat.

Berdasarkan data Transparency International, IPK Indonesia pada tahun ini stagnan berada di peringkat ke-37. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia kalah dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Timor Leste.

Riza juga mengatakan, Prabowo dan Sandi akan menggarisbawahi isu penegakan hukum. Dia juga mengklaim bahwa penegakan hukum saat ini masih tebang pilih, tajam di bawah tetapi tumpul di atas.

“Kalau oposisi diproses cepat, kalau pendukung enggak diproses, dibiarkan. Itu kan contoh,” Kata Riza.

Kubu Prabowo-Sandi Ungkapkan Sasaran Paslonnya Pada Debat Petama
Kubu Prabowo-Sandi Ungkapkan Sasaran Paslonnya Pada Debat Petama

Riza menjelaskan, mengenai penegakan HAM, Prabowo-Sandi akan menyinggung tidak terlaksananya Nawacita di periode pemerintahan saat ini. Dia menyebutkan, terkait soal terorisme, pemerintahan saat ini tidak mempunyai standar jelas.

“Pemerintah tidak bijak dan tidak adil terhadap penindakan terorisme,” jelasnya.

Dengan demikian, semua permasalahan di pemerintahan saat ini akan terbuka dan terlihat satu persatu.