BERBAGI

Jakarta – Prabowo Subianto, Capres Koalisi Indonesia Adil Makmur membagikan buku Pandangan Strategis Prabowo Subianto yang berformat braille yang berjudul “Paradok Indonesia” pada saat peringatan Hari Disabilitas Internasional yang berlokasi di Hotel Sahid, Jakarta yang ia hadiri.

Buku itu ia berikan secara simbolis kepada Furqon Hidayat dari Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia. Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih karena dapat berkumpul dengan para penyandang di sabilitas pada hari itu.

Dan juga ia menyampaikan bahwa Gerindra dan dirinya berusaha untuk memperjuangkan segala hak untuk para kaun disabilitas untuk mendapat kehidupan yang adil dan makmur.

“Seperti bagaimana saudara ketahui di lingkungan saya, partai politik yang saya pimpin saat ini merasa berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia, dan di situ kami menganggap komunitas disabilitas di Indonesia adalah warga negara yang ikut memiliki hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan bahwa pemimpin wajib untuk berjuang melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

"Paradok Indonesia" Edisi Braille Dibagikan Prabowo Pada Hari Disabilitas
“Paradok Indonesia” Edisi Braille Dibagikan Prabowo Pada Hari Disabilitas

“Karena itu siapa yang ingin menjadi pemimpin di negara ini di setiap tingkat apakah pemimpin tingkat desa, tingkat kecamatan, provinsi atau tingkat nasional, setiap anak bangsa yang ingin menerima tugas dan amanah sebagai pemimpin wajib untuk berjuang melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” tambahnya.

Furqon Hidayat merasa bersyukur karena bisa menerima buku tersebut, dia juga berharap agar buku yang di beri Prabowo tersebut dapat bermanfaat untuk para kaum difabel tunanetra.

“Kami masyarakat tuna Netra Indonesia Terimakasih atas pemberian buku Paradoks Indonesia Versi Braille mudah-mudahan buku ini akan bermanfaat bagi teman-teman tunanetra,” ujar Furqon.

Tidak lupa juga Furqon mendoakan agar pasangan capres dan cawapres no urut 02 itu bisa terpilih di Pilpres 2019 yang akan datang.

“Meskipun kami ini buta, tapi kami tahu Bapak Prabowo di masa beliau menjadi tentara beliau sangat berjasa di daerah daerah konflik, karena itu mari kita sama-sama berdoa semoga beliau di izinkan oleh Allah swt untuk memimpin negeri ini. Mudah-mudahan Indonesia menjadi negara yang menghormati dan melindungi dan memenuhi hak hak disabilitas,” pungkasnya.