BERBAGI

Jakarta – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai menjadwalkan waktu melakukan kampanye mendukung Prabowo-Sandi mulai satu bulan sebelum waktu pelaksanaan Pilpres 2019 yang akan datang tepatnya awal Maret 2018.

Dahnil Anzar Simanjutak, Koordinator Juru BPN Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi, tidak mempermasalahkan keputusan SBY tersebut.

Pada kesempatan tersebut Dahnil menyampaikan SBY adalah politikus berpengalaman yang telah memenangkan pilpres selama dua kali, yakni tahun 2004 dan 2009.

“Beliau pasti tahu jurus-jurus apa yang harus dikeluarkan dan kapan jurus itu harus dikeluarkan,” ujarnya di depan rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dahnil menyebutkan juga SBY paling tahu kapan momentum untuk berkampanye, kemudian di mana, serta seperti apa modelnya.

Dahnil : Tidak Permasalahkan Keputusan Kapan SBY Lakukan Kampanye Prabowo-Sandi
Dahnil : Tidak Permasalahkan Keputusan Kapan SBY Lakukan Kampanye Prabowo-Sandi

“Itu beliau pasti jagonya, tentu kami percaya betul Pak SBY kalau momentumnya ternyata beliau rasa Maret misalnya, ya tentu kita serahkan sepenuhnya pada Pak SBY,” jelas Ketua umum Pemuda Muhammadiyah itu.

Dia juga percaya para kader Partai Demokrat akan selalu konsisten. Lalu, dia juga meyakini semua partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur solid mendukung Prabowo-Sandi.

Dahnil menambahkan, setiap partai Koalisi Indonesia Adil Makmur memiliki jurus masing-masing dalam upaya memenangkan Prabowo-Sandi.

“Kemudian BPN secara rutin juga punya strategi, jadi kombinasi strategi ini terus dilakukan, kalau dalam bahasa marketing itu mix marketing,” tutup Dahnil.