BERBAGI

Tidak ada kata pensiun untuk seorang prajurit. Mereka harus siap kapanpun negara membutuhkan, kapan pun rakyat meminta bantuan. Seorang prajurit, tidak akan mengenal kata lelah apalagi berhenti dalam berjuang. Seorang prajurit akan terus mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara, hingga dia tidak lagi mendengar suara desingan salvo di telinganya.

Prabowo Subianto, tidak akan pernah ragu, gentar, jika dirinya diminta untuk terus berjuang bersama rakyat. Beliau siap mengabdikan dirinya untuk bangsa demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan 1945, negara yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya

“Kalau memang demi membela kedaulatan rakyat, saya harus maju untuk berjuang sebagai presiden republik Indonesia…” ujar Prabowo disambut sorak para pengurus dan kader Partai Gerindra.

Menurut Prabowo, masalah sekarang adalah soal kedaulatan Indonesia. Karena itu, perjuangannya untuk menduduki posisi orang nomor satu di Indonesia itu bukan semata-mata karena jabatan.

“Ini adalah Indonesia berdaulat atau tidak, itu persoalannya. Perjuangan kita. Bukan jabatan yang kita cari. Bukan jabatan. Saya letnan saja siap mati untuk negara ini,” ujar Prabowo.

PRABOWO : SIAP MATI UNTUK NEGERA INDONESIA
PRABOWO : SIAP MATI UNTUK NEGERA INDONESIA

Prabowo minta para kader loyal dan patuh. Karena perjuangan sangat berat mengingat rivalnya menguasai seluruh media dan memiliki kekuatan logistik tidak terbatas. Namun itu bukan berarti jiwa merah putih harus takut dan mundur menghadapi pertempuran.

“Kalau kau percaya sama saya, percayalah sama saya. Yakinlah. Saya tidak akan berbuat yang mencelakakan merah putih. Saya siap menjadi alat untuk bangsa dan negara Indonesia.” Tegas Prabowo.

Tidak ada kata pensiun untuk seorang prajurit. Mereka harus siap kapanpun negara membutuhkan, kapan pun rakyat meminta bantuan. Seorang prajurit, tidak akan mengenal kata lelah apalagi berhenti dalam berjuang. Bahkan harus siap mati untuk NKRI.

“Di medan peperangan, Saya berulangkali seharusnya sudah mati. Banyak hal yang tidak masuk akal di hidup saya bahkan syahadat sudah saya panjat menjemput ajal karena sudah tidak memungkin saya hidup. Namun Tuhan berkehendak lain dan hingga sekarang saya masih hidup sehat wal afiat”,Papar Prabowo.

Beberapa kejadian yang berulang kali tersebut memberikan kesan kuat tersendiri bagi Prabowo sehingga di sebuah titik Prabowo meneguhkan hati dalam sebuah janji ketika berada di ambang kematian untuk mengabdikan hidupnya kepada rakyat indonesia.

“Tuhan sudah menolong saya berulang kali dan saya yakin ada pesan lain bagi saya pribadi untuk menjalankan bagian dari kehidupan ini. Dan saya memilih mengabdikan hidup saya, harta saya untuk rakyat. Memberikan hidup saya bermanfaat sebesar-besarnya bagi kehidupan rakyat indonesia” tegas Prabowo.

Kami siap bersamamu jendral!