BERBAGI

Permasalahan yang sering timbul pada bagian perut biasanya seperti terasa kembung ketika Anda terlalu banyak minum air, saat sedang haid, atau ada masalah di pencernaan Anda. Namun, ternyata ada ciri perut kembung yang tak biasa dan bisa jadi tanda dari masalah kesehatan lain. Tapi pada umumnya, Anda akan merasakan perut yang terasa penuh seperti bergas atau adanya tumpukan cairan di dalamnya. Biasanya, kondisi ini akan berangsur-angsur membaik dengan sendirinya. Berikut ciri perut kembung yang tidak normal.

Ciri perut kembung yang tidak normal

  1. Berat badan turun drastis

Ciri perut kembung pertama yang tak biasa dan perlu diperiksakan ialah jika disertai penurunan berat badan. Jika Anda mengalami perut kembung dan penurunan berat badan yang cukup drastis maka hal ini bisa menandai penyakit celiac.

Celiac adalah kondisi saat tubuh bereaksi negatif pada gluten hingga merusak lapisan usus. Biasanya kondisi ini ditandai dengan diare dan penurunan berat badan setelah Anda mengonsumsinya. Selain itu, gejala lain yang biasanya menyertainya ialah anemia, kemerahan pada kulit, dan sakit kepala.

Jika Anda mengalami hal ini dalam jangka waktu yang cukup lama, maka segera konsultasikan ke dokter gastroenterologi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan meminta Anda untuk melakukan tes darah untuk memastikan apakah positif atau tidak.

 

  1. Keputihan yang berbau tidak sedap

Perut kembung disertai keputihan yang berbau tidak sedap biasanya menjadi penanda penyakit radang panggul. Penyakit yang satu ini umumnya menyerang sekitar lima persen wanita di usia produktif (18 hingga 24 tahun).

Radang panggul muncul akibat infeksi menular seksual yang tidak diobati seperti klamidia dan gonore yang berpindah dari vagina ke tuba falopi serta rahim.

Akibatnya, Anda akan mengalami demam, panas dingin, hingga gangguan kesuburan. Namun, gejala awal yang terjadi biasanya cukup ringan seperti nyeri panggul, periode haid yang tidak teratur, dan keputihan yang berbau.

Jika hal ini Anda alami, segera konsultasikan ke dokter ginekologi. Dokter biasanya akan melakukan beberapa tes seperti urine dan darah. Bila positif, dokter akan melakukan ultrasound atau laparoskopi untuk melihat seberapa jauh infeksi telah menyebar di dalam tubuh.

 

  1. Kram perut yang parah

Jika Anda mengalami perut kembung disertai kram yang parah di sisi kiri bawah perut, kemungkinan Anda mengalami diverkulitis. Diverkulitis adalah munculnya kantong kecil di bagian bawah lapisan usus besar yang kemudian meradang.

Umumnya, kondisi ini muncul pada orang-orang yang berusia di bawah 40 tahun. Jika kram perut tidak lagi tertahankan maka segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan serangkaian tes seperti tes darah, urine, dan feses untuk melihat sumber infeksi berasal.

 

  1. BAB berdarah

Perut kembung sering kali disertai dengan BAB berdarah umumnya menjadi penanda adanya peradangan pada usus seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif.

Selain itu, gejala lain yang menyertainya biasanya ruam kemerahan pada kulit, kelelahan, dan pandangan menjadi buram. Jika Anda merasakan berbagai gejala ini maka konsultasikan segera ke dokter.

Untuk mengetahui kondisi Anda lebih jauh, biasanya pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan seperti tes darah, tes feses, endoskopi, bahkan biopsi jika diperlukan.

 

  1. Nyeri panggul

Dalam kasus yang terbilang jarang, perut kembung yang disertai rasa nyeri pada panggul biasanya mengarah pada kanker ovarium. Kondisi ini mengakibatkan perasaan kenyang pada perut padahal Anda baru saja memulai makan.

Selain itu, kondisi ini juga dilanjutkan dengan rasa ingin buang air besar segera setelah makan. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya cairan yang terkumpul di perut yang disebut asites dan tekanan dari ovarium yang membesar ke perut atau panggul.

Jika ciri-ciri diatas anda alami, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami hal ini. Untuk mengeceknya, dokter akan melakukan berbagai tes seperti ultrasound transvaginal untuk melihat apakah ada kelebihan massa di ovarium dan tes darah CA-125. Jaga kesehatan semoga ini dapat membantu anda.