BERBAGI

Mitsubishi Xpander berhasil menyalip penjualan Avanza pada Februari 2018. Xpander mencapai 7.400 unit, sedangkan Avanza hanya 6.773 unit. Berdasarkan data dari Gaikindo, sejak diluncurkan pada Agustus 2017, penjualan kendaraan Xpander (SPK) mencapai 55.000 unit hingga Maret 2018.

Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro, penjualan Xpander bulan ini diperkirakan lebih tinggi dari bulan lalu. Menurutnya, berhasil melampaui Avanza pada Februari 2018 belum dapat disimpulkan bahwa MPV ‘murah’ Xpander akan kembali mengungguli para pesaingnya di bulan-bulan berikutnya.

Mitsubishi menjelaskan, Penjualan MPV Xpander memang sukses bulan lalu. tapi pencapaian itu belum bisa dihitung mengingat ‘perang’ di segmen MPV rendah akan tetap berlanjut.

Dikatakan Irwan, Xpander yang memecahkan posisi teratas Avanza selama 14 tahun terakhir dalam periode enam bulan memang merupakan prestasi gemilang, tetapi untuk mempertahankan tetap di posisi teratas diperlukan strategi yang matang.

” Xpander sukses, tapi ini hanya awal, karena target kami tidak hanya sukses di awal, dan tahun ini kami akan mulai mengoptimalkan penjualan, dan juga penting layanan purna jual,” kata Irwan.


Mitsubishi sendiri memastikan hingga kini masih ingin memanfaatkan produk yang ada untuk meningkatkan pangsa pasar. Pabrikan Jepang itu belum berniat me-refresh Xpander, atau menghadirkan model baru Xpander.

“Saat ini belum (main di MPV kelas menengah),” kata Kepala Bidang Penjualan dan Pemasaran Grup MMKSI Imam Choeru Cahya.
Alasannya karena melihat pasar yang lebih besar masih didominasi segmen low MPV. Selain itu, nilai potensial pasar yang diamati adalah di mobil SUV (SUV) dan pikap kabin ganda.