BERBAGI

Aktualisasi diri adalah Keinginan seseorang untuk menggunakan semua kemampuan dirinya untuk mencapai apapun yang mereka mau dan bisa dilakukan. Aktualisasi merupakan penggunaan semua bakat, pemenuhan semua kualitas dan kapasitas dalam diri seorang individu. Misalnya saka seorang karyawan pada suatu perusahaan yang mempunyai aktualisasi diri, akan mampu mengoptimalkan kemampuan yang ada pada dirinya serta melakukan upaya ekstra dan melakukan hal-hal lebih daripada yang diminta oleh perusahaan, atau bila dibandingkan dengan karyawan lain. Karyawan tersebut dapat menciptakan suasana kerja yang dinamis, tanpa terkesan terlilit oleh kejenuhan.

Berbicara tentang aktualisasi diri, hal ini disebabkan, karena manusia pasti mempunyai berbagai hal yang menjadi prioritas dalam hidupnya. Dalam keadanan jiwa yang normal, seorang manusia pasti masih didominasi oleh kebutuhan akan gengsi atau kebutuhan lain. Di dalam kehidupan social seorang manusia, pasti banyak menemukan berbagai karakter manusia. Ada manusia yang tergila-gila dalam mencari dan mengumpulkan uang agar mendapat hidup yang serba terjamin.

Semua keinginan manusia tersebut didasari oleh keinginan untuk menunjukkan aktualisasi diri. Sebanarnya, hal ini dapat diteliti, bahwa aktualisasi diri adalah bentuk dari gangguan kejiawaan seseorang. Orang yang memiliki gangguan jiwa, tidak berarti orang tersebut tergolong dalam orang yang sakit jie=wa atau memiliki kegilaan. Hal ini sesuai dengan oenelitian dari seorang ahli psikologi, yang bernama Marlow, yang dikutip dari buku karangan Robins, yang ditulis pada tahun 2003, yang mengatakan bahwa:  “Di dalam hidup manusia, terdapat lima kebutuhan yang dimiliki manusia. Pertama kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial dan kebutuhan penghargaan, serta kebutuhan tingkat tertinggi yaitu aktualisasi diri. Dalam menganalisa dari teori yang dikemukakan Marlow, di dalam penulisan ini, kita dapat menjabarkan segala teroi tersebut satu persatu.

Hal pertama dalam teori tersebut adalah kebutuhan fisiologis. Kebutuhan ini dapat dikatakan sebagai kebutuhan priemer, seperti makanan, air, oksigen, suhu tubuh teratur, dan sebagainya. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang bersifat urgent untuk kelangsungan hidup, sehingga menduduki rangking paling atas bila dibanding kebutuhan lainnya.Hal yang ke dua adalah kebutuhan rasa aman. Hal ini dapat dijabarkan bahwa seorang manusia berhak untuk memiliki rasa aman secara fisik dan mental. Selain itu manusia juga berhak memiliki rasa nyaman. Hal ini diawalai dari fase kehidupan manusia pada masa kanak-kanak. Rasa nyaman dari orang tua bagi anaknya akan dapat mengatasi kecemasan sang anak dalam situasi apa pun. Selanjutnya adalah kebutuhan akan rasa cinta dan saling memiliki. Preasaan ini juga diawali pada fase manusia dalam masa kanak-kanak. Seorang anak yang cukup mendapatkan kasih saying dari orang tuanya, akan dapat membagi cinta dan easa kasih pada masyarakat, ketika ia dewasa. Selain itu, anak yang akan cukup merasakan kasih saying dari orang tuanya akan merasa lebih percaya diri. Hal yang terakhir adalah aktualisasi diri. Hal ini adalah pemenuhan akan jatidir, melaui realisasi seluruh potensi yang ada.