BERBAGI

Dalam ilmu bahasa terdapat beberpa cabang teori, yang bernma  Morfologi, leksikologi, Dan etimologi , yang sudah tidak asing, terutama bagi mereka yang mempelajari bidang kebahasaan.. Sebagai ilmu yang mempelajari kebahasaan, teori morfologi memiliki kaitan yang erat dengan ilmu kebahasaan lainnya, terutama pada teori yang mengkaji bidang leksikolgi dan etimologi. Dalam hubungannya ini morfologi, etimologi dan leksikologi memiliki kesamaan dan perbedaan. Morfologi itu sendiri, dapat dijabarkan sebagai sebuah teori dalam ilmu bahasa yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata.

Leksikologi  adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari kata, sifat dan makna, unsur, hubungan antar kata (semantis), kelompok kata, serta keseluruhan leksikon. Secara sederhana, leksikografi disebut sebagai penerapan praktis dari leksikologi. Leksikologi juga merupakan sebuah kajian yang bagian dari ilmu bahasa teoritis, yang termasuk dalam wiayah interdisipliner. Ilmu ini terkait erat dengan leksikografi yang juga mempelajari kata, terutama dalam kaitannya dengan penyusunan kamus. Dalam mempelajari Leksikologi, para peneliti akan mempelajari seluk-beluk kata, yaitu cara mempelajari perbendaharaan kata dalam suatu bahasa.

Jika dilihat oleh kasat mata Morfologi dan Leksikologi adalah sebuah teori atau kajian yang keduanya mempelajari ari kata, akan tetapi di antara keduanya terdapat perbedaan. Leksikologi mempelajari arti yang lebih kurang tetap yang terkandung dalam kata atau yang lazim disebut arti leksis atau makna leksikal, sedangkan morfologi mempelajari arti yang timbul akibat peristiwa gramatis yang biasa disebut arti gramatis atau makna yang terkandung di dalam kamus, atau lebih dikenal dengan makna gramatikal..

Contoh dari penggunaan Leksikologi adalah kata adik, yang dapat ditambahkan imbuhan dan berubah menjadi kata beradik. Kedua kata tersebut masing-masing mempunyai arti leksikal, kata adik berarti sebuah kata benda, yaitu saudara sekandung yang lebih muda umurnya. Sedangkan beradik memiliki arti kata kerja yaitu memiliki adik.  Dari contoh tersbut dapat dikatakan bahwa Leksikologi akan mempelajari beberapa palajaran dalam sistem kebahasaan. Maasalah pertama adalah suatu fakta bahwa suatu system kebahasaan memiliki sejumlah kosa kata. Hal yang kedua adalah kosa kata dalam leksikon itu memiliki sifat yang terbuka. Hal ini dapat diartikan, bahwa setiap kata, dapa saja ditambhkan oleh sebuah imbuhan, walau pun itu merupakan kata kerja, sebagai contoh kata kerja: paksa. Bila diberi imbuhan sufiks, maka kata tersebut bias menjadi terpaksa. Bila ditambahakna afiks maka dapat berubah menjadi keterpaksaan. Hal lain yang dapat dipelajari, bahwaleksikologi juga dapat menunjukkan bahwa setiap kata memiliki hubungan dalam bentukan suatu makna.