Ari-ari atau plasenta merupakan organ penting yang berfungsi sebagai pendukung kehidupan janin selama dalam kandungan. Setelah bayi lahir, ari-ari akan keluar dari rahim ibu melalui proses persalinan. Ari-ari yang keluar tersebut perlu dibersihkan dengan cara yang tepat dan aman agar tidak terjadi infeksi.

Pembersihan ari-ari bayi sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada bayi dan ibu. Ari-ari yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan ari-ari bayi yang tepat dan aman.

Cara membersihkan ari-ari bayi yang umum dilakukan adalah dengan menggunakan air hangat dan sabun. Ari-ari bayi dibersihkan dengan cara direndam dalam air hangat selama beberapa menit, kemudian digosok perlahan dengan sabun hingga bersih. Setelah itu, ari-ari dibilas dengan air bersih hingga tidak berbusa lagi.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum membersihkan ari-ari bayi, pastikan Anda telah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, yaitu:

– Baskom berisi air hangat
– Sabun antiseptik
– Sarung tangan karet
– Handuk bersih
– Kain kasa steril
– Gunting steril
– Wadah tertutup untuk menyimpan ari-ari

Cara Membersihkan Ari-ari Bayi

1.

Gunakan Sarung Tangan Karet

Gunakan sarung tangan karet sebelum membersihkan ari-ari bayi untuk melindungi tangan Anda dari infeksi.

2.

Rendam Ari-ari dalam Air Hangat

Rendam ari-ari bayi dalam baskom berisi air hangat selama beberapa menit untuk melunakkan kotoran dan darah yang menempel.

3.

Gosok Ari-ari dengan Sabun

Gosok ari-ari bayi dengan sabun antiseptik secara perlahan hingga bersih. Jangan menggosok terlalu keras agar tidak merusak jaringan ari-ari.

4.

Bilas Ari-ari dengan Air Bersih

Setelah digosok dengan sabun, bilas ari-ari bayi dengan air bersih hingga tidak berbusa lagi.

5.

Gunting Tali Pusar

Setelah ari-ari dibersihkan, potong tali pusar bayi dengan gunting steril. Pastikan Anda memotong tali pusar dengan jarak sekitar 2-3 cm dari pusar bayi.

6.

Bungkus Ari-ari dengan Kain Kasa Steril

Bungkus ari-ari bayi dengan kain kasa steril untuk mencegah terjadinya infeksi. Pastikan kain kasa tersebut bersih dan steril.

7.

Masukkan Ari-ari ke dalam Wadah Tertutup

Masukkan ari-ari bayi ke dalam wadah tertutup dan simpan di tempat yang aman. Ari-ari tersebut nantinya akan dibuang oleh petugas medis.

Kesimpulan

Pembersihan ari-ari bayi yang tepat dan aman sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada bayi dan ibu. Dengan mengikuti langkah-langkah pembersihan ari-ari bayi yang benar, Anda dapat membantu menjaga kesehatan bayi dan ibu pasca persalinan.

Artikel Terkait :

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment